Rabu, 17 Desember 2014

Tahajud Cinta: Keutamaan Tahajud

Bangun malam untuk sholat tahajud? duuuh, susahnya!
Bukannya mendingan tidur nyenyak?
Lagian tahajud kan enggak wajib, ya fren?

Benar sih.
Tapi kok ada ya temen-temen kita yang rajin dan cinta banget sholat malam.
Padahal dipikit-pikir...dibandingkan sama kita, sehari-hari sibuknya mungkin sama, capeknya juga sama.
Lha, tapi kok mudah bangun malam?

Kalau begitu: Ada Apa Dengan Tahajud?

Fren, Tahajud punya banyak keutamaan, namun tidak semua orang bisa mendapatkannya. Berikut uraian singkat tentang sholat tahajud, agar kita mengenal dan dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
  •  Arti
Salat sunat tahajud adalah salat sunat yang dilakukan pada waktu malam hari setelah bangun dari tidur, sekalipun tidurnya cuma sebentar. slat tahajud adalah amal yang senantiasa dijadikan amalan wirid oleh Rassullullah SAW, para sahabat, ulama, dan orang saleh, disamping salat fardu lima waktu dan salat jumat.
  • Hukum
Salat tahajud termasuk salat sunat muakad (salat sunat yang dikuatkan)
  • Waktu
waktu untuk melakukan salat tahajud sama dengan waktunya salat isya' sampai waktu salat subuh. sedangkan sepanjang malam ini ada saat-saat yang utama, lebih utama, dan paling utama. berdasarkan hal itu, maka waktu malam yang panjang itu dapat dibagi jadi tiga bagian:
  1. sepertiga pertama, yaitu kira-kira dari jam 19.00-22.00. ini disebut saat utama
  2. sepertiga kedua, yaitu  kira-kira dari jam 22.00-01.00. ini disebut saat yang lebih utama.
  3. sepertiga ketiga, yaitu kira-kira jam 01.00 sampai dengan masuknya waktu subuh. ini adalah saat yang paling utama
  • Jumlah Rakaat
Jumlah rakaat salat tahajud dilakukan paling sedikit dua rakaat dan paling banyak tidak terbatas. Tahajud diakhiri dengan salat witir. Adapun salat tahajud yang dilakukan Nabi Muhammad SAW adalah delapan rakaat ditambah salat witir tiga rakaat. Cara mengerjakan salat tahajud boleh dua rakaat dua rakaat sekali salam, atau empat rakaat sekali salam tanpa tahiyatul awal.
  • Cara Mengerjakan 
cara mengerjakan salat tahajud sama dengan cara salat fardu, hanya beda dalam soal niat. Bila memilih empat rakaat empat rakaat, tidak perlu memakai tahiyatul awal. kemudian diakhiri dengan dia dan witir, yang dibaca usai salat tahajud untuk kesempurnaannya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar